
Gebrakan baru ektrakurikuler dilakukan oleh Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) YBWSA di SMA ISSULA 1. Gebrakan baru tersebut adalah ektrakurikuler Marchingband. Seriring dengan renovasi gedung skala besar sebagai sarana transformasi knowledge yang nyaman bagi siswa, marchingband dianggap sebagai transformasi ektrakurikuler yang perlu diadakan. Dikdasmen YBWSA dibawah komando Bapak Dr. Turahmat, S.H., M.Pd. menyerahkan secara resmi alat marchingband pada Rabu, 24 Juli 2024 ke pihak sekolah.
“Pemilihan marchingband sebagai ektrakurikuler baru di SMA ini adalah sebagai transformasi kegiatan untuk mengakomodir potensi-potensi siswa. Dalam marchingband terdapat kekompakan, feel dan rasa.” ungkap ketua bidang Dikdasmen YBWSA, Dr. Turahmat, S.H., M.Pd. Selain itu beliau juga mengungkapkan bahwa pengadaan alat marchingband sudah dipikirkan dengan matang oleh Yayasan. Dana yang dialokasikan untuk alat marchingband mencapai 1 Miliyar rupiah. “Alat-alat yang kita datangkan dengan kualitas dan kuantitas terbaik sebagai bentuk keseriusan yayasan terhadap penyediaan fasilitas bagi peserta didik.” tegas Bapak Turahmat.
Sebanyak 60 alat marchingband didatangkan di SMA ISSULA 1. Dengan begitu dibutuhkan setidaknya 60 siswa untuk dilatih kekompakkannya dalam ektrakurikuler ini. Peminat ekstra ini akan dibuka dari siswa yang memiliki peminatan dalam ektra marchingband baik dari kelas X, XI, maupun XII. Pelatih yang ditugaskan untuk mengkomando marchingband SMA ISSULA 1 sudah mempunyai kualifikasi khusus. “Pelatih marchingband kita pilih dari pelatih marchingband yang pernah melatih marchingband Akademi Kepolisian (Akpol), gambaran marchingband anak-anak akan seperti marchingband Akpol.” ungkap Ketua Bidang Pendidikan dengan sangat meyakinkan.
Perawatan alat marchingband dilakukan secara berkala dan hati-hati. Penempatannya pun dipilih tempat yang aman dan khusus. “Akan disediakan tempat khusus untuk menyimpan alat marchingband di SMA ini. Disamping juga basecamp untuk ekstra-ekstra lainnya sehingga penataannya rapi dan tertib.” tambah Bapak Turahmat di akhir sesi wawancara. (LR)

Beri Komentar