Usung Tajuk Pesta Rakyat, Peringatan Sumpah Pemuda, Hari Santri, dan Bulan Bahasa SMA Islam Sultan Agung 1 Berlangsung Meriah.

Diterbitkan : - Kategori :

Mengusung tajuk ‘Pesta Rakyat SulaOne’ peringatan tiga hari besar di Oktober 2025 di SMA Islam Sultan Agung berlangsung meriah. Tiga peringatan hari nasional tersebut antara lain Sumpah Pemuda, Hari Santri, dan Bulan Bahasa. Puncak kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Oktober 2025 bertempat di lapangan utama SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang.

Benang merah dari kegiatan ini adalah budaya dan perjuangan. Budaya ditampilkan melalui stand-stand suku antara lain suku Aceh, Jawa, Sunda, Dayak, Minang, Betawi, Bali, dan Batak. Masing-masing suku beranggotakan tiga sampai empat kelas X, XI, dan XII. Kolaborasi yang apik ditampilkan dalam setiap stand dimulai dari makanan khas yang dijual, dekorasi, dan tampilan.

Konsep pasar rakyat juga diadaptasi pada kegiatan kali iki. Adaptasi tersebut berupa alat jual beli berupa kepeng bambu. Kepeng bambu berupa pecahan nominal Rp5000- Rp10.000. Antusiame pembeli dalam setiap stand di luar harapan. “Dagangan kami laris manis bahkan sampe kurang, banyak yang ingin membeli es dawet dan getuk tapi sudah habis.” ujar senang Lolita, perwakilan dari suku Jawa.

Ada yang unik dari tampilan stand suku yakni disewanya bajay (kendaraan beroda tiga) khas Betawi. Bajay disewa untuk menyemarakkan kegiatan pesta rakyat Sulaone. “Kami mematok harga Rp5.000 untuk dua kali putaran mengelilingi lapangan, dan ternyata banyak yang berminat, untung banyak kita, hehe.” celoteh Cleo, perwakilan dari stand Betawi.

Semaraknya kegiatan ini juga diisi oleh berbagai penampilan. Terkonsentrasi di pangggung utama, berbagai penampil menunjukkan hasil latihan kerasnya. Tarian daerah, nyanyian daerah, peragaan busana daerah, sampai penampilan permainan tradisional. “Kami sangat menikmati setiap suguhan yang ditampilkan. Acaranya keren, semoga sekolah kami bisa menyelenggarakan kegiatan yang serupa.” tegas Bu Sugeng, perwakilan guru dari SMA Sula 3.

Selain festival budaya, acara hari itu juga diisi tema perjuangan Islam. Drama musikal pertajuk perjuangan Jihad ditampilkan dengan apik oleh guru dan siswa. Perjuangan jihad Bung Tomo dan santri dari Surabaya dalam merebut kemerdekaan. Bertindak sebagai sutradara dalam drama ini adalah Bapak Maftukul Alim. Tidak hanya drama perjuangan Islam, tampilan drama kolosal daerah juga menarik untuk disaksikan. Bertajuk awal mula hanacaraka, drama ini ditampilkan dengan apik oleh pada siswa. Drama musikal bercampur drama komedi ini disutradari oleh Bapak Jamal.

Kegiatan hari itu ditutup oleh penampilan bitang tamu The Kakilima. Band yang dihadirkan untuk menghibur seluruh siswa, guru, dan tamu undangan. Lima lagu yang dibawakan membawa suasana cerah siang itu terasa menyenangkan. Mangu dan Untuk Apa merupakan judul lagu yang dinyanyikan apik oleh The Kakilima. “Kami sangat senang bisa menghibur di SMA Islam Sultan Agung 1, sekolah yang sangat kreatif dalam menyelenggarakan acara. Kami berharap bisa kembali menghibur di lain kesempatan.” Kesan Mesha sekalu vokalis. (LR)

TENTANG KAMI

Logo

SMA ISLAM SULTAN AGUNG 1 SEMARANG dapat mencetak generasi-generasi yang sukses Dunia dan Akherat. Oleh karena nya bukan hanya tujuan keberhasilan di dunia yang diutamakan namun juga tujuan keberhasilan di akherat sebagai tujuan akhir kehdiupan. Siswa diberikan bekal akademik dan bekal pendidikan agama Islam yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW berdasarkan Alquran dan Hadist.

KONTAK

    0248312631

    +62 896-8258-5200

    opsmaissula1smg@gmail.com

    SMA Islam Sultan Agung 1

Jl. Mataram No.657, Wonodri, Kec. Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah 50242